Laman

Senin, 26 April 2021

Jodohku siapa?

 

JODOH merupakan kata magic bagi seorang jomblo. Ya layaknya daku, rek.

Jika ditanya Jodoh maka akan ku jawab dengan senyuman. kenapa tau-tau bahas jodoh? karena usai berakhirnya ramadhan maka insyaallah hati berusaha siap untuk membuka lembaran baru bersama seseorang yang semoga juga segera bersua berjulukan Jodoh.

Well , Ibu sakit sudah hampir 1,5th, beliau sangat ingin memiliki menantu dariku. Namun apa daya jika belum bertemu jodohnya? 

Please, jodoh bukan macam barang yang bisa kita dapatkan di toko, kemudian bayar dan bawa pulang.

Tapi aku meyakini, jika Allah akan menuntunku menemukan belahan jiwaku, calon imam, ayah untuk anak-anakku kelak, sahabat, kawan, musul juga rekan kerja. Dan yang pasti parthner seumur hidup. Aamiin. Jika kita mau membuka diri dan hati, maka Allah akan kasih jalanNya.

Bener kan ya? Mikir... hehehe


Meski masa depan soal Jodoh  masih buram, dan abau-abau, Akan tetapi diri ini yakin, tahun ini bisa bertemu akang soulmate. Ntah si Abang bisa ketemu aku lewat mana, dimana dan kapan. Namun aku berusaha meyakininya. Karena sesuatu harapan jika kita posthink dibarengi dengan usaha dan doa, juga Believe.Jika Allah mengizinkan, maka akan terwujud.

Buat kamu Abang (Parthner hidup), dimanapun kamu, siapaun kamu dan bagaimanapun kamu. Ku berharap, kamu memang yang terbaik yang dikasih dan dipertemukan Allah dengan ku. Mari bersama merencanakan masa depan kita. Semoga kita segra dipertemukan, kamu disana baik-baik. Aku disni menunggumu dengan membuka pintu hati lebar-lebar tuk menyambut kedatanganmu, meski kamu masih bayangan tanpa rupa yang dapat kulihat saat ini. 

Edisi baper kepikiran jodoh. Buat yang membaca post ini, kapanpun itu. Smg jika kalian masih jomblo juga. Segera dipertemukan jodohnya, dan dilancarkan hubungannya mnju halal. Utamnay smeoga menjadi pasangan sampai akhirat bersama di JannahNya. Aamiin.


Semesta doakan agar anganku jg segera menjadi nyata. Siapa tau dengan menemukan jodoh jg menemukan obat bagi Ibuku.


Jombang, 26 April 2021/14 Ramadhan 1442, pukul 22.39 WIB

Minggu, 25 April 2021

Restart Niat Menjalani Hidup

Assalamu'alaikum,
Selamat malam khalayak pembaca blog ini.
Baru aktif kembali usai mendapat setitik cerah yang trasa menyebar smpai kedalam sanubari hati kecil.
Bulan Ramadhan tahun 1442 H, malam ke 14.
Ntah kenapa hati pada awal ramdhan sdh gelisah, bahkan sebelum-belumnya juga sudah gelisah. 
Namun, malam ini, ada rasa terusik dalam hati.
Pekerjaan menumpuk, selalu menunda pekerjaan, dirumah kegiatan bebeeres dan masak, merawat orangtua dan tuntutan segera menikah seakan menjadi tekanan yang sulit untukku memulai dari mana, sampai saat ini pada titik dimana aku terdiam beberapa waktu ini, tidak memulai mengerjakan mana dahulu.
Berpikir, berencana tanpa adanya keingin untuk bergegas menyelesaikan beban tugas atau pekerjaan.
Malam ini, aku berpikir untuk memulai lg kebiasaan lama yakni menulis diary.
Namun saat ini bukan menulis dg pena akan tetapi dengan ketikan.
Banyak beban kerja da kewajiban yg harus segera dituntaskan namun hanya angan saja dan rncana, sedangkan tugas makin hari makin menumpuk.
Malam ini, harapanku adalah, mulai esok atau malam ini.
Jangan sampai terlena menunda pekerjaan, meskipun tuntutan pekerjaan baik ditempat kerja atau dirumah tak akana da hentinya.
Segera berangsur untuk mengerjakan, percayalah jika kau tunda pekerjaanmu, maka pekerjaanmu tak akan pernah selesai yang ada makin bertambah.
Well, para khalayak pembaca blog ini, jangan ditiru ya menjadi pribadi yang suka menunda pekerjaan, sok-sok an santai yang ada malah hasil tak maksimal.
Kebanyakan rencana namun minim realisasi, its me.
But, I have plan for begin again.
Restart kembali niat. 
Bismillah mulai saat ini, akan memulai belajar mengerjakan apa yg bisa dikerjakan dahulu, jangan mendzolimi diri sendiri dengan mengabaiakn pekerjaan atau menunda tugas bahkan tidak melaksanakan tugas. 
Sudah digaji bulanan oleh pemerintah , namun tak maksimal dalam bekerja.
Smoga mulai malam ini, untuk masa depanku esok dan seterusnya, mari berkwan dengan baik.
Allah ku berharap, Engkau bersedia memeberikan support hambamu yang penuh dosa dan lalai ini.
Biarkan semesta mengingatkan aku, jika memang aku ada salah.
Tapi mohon izinkanlah pula, semesat membantuku tuk memperbaikinya.
Penah ada yang berkata, jika mengharapkan sesuatu hal, maka tuliskanlah.
Siapa tau yang mmebaca dan pernah tau tulisanmu akan mendoakanmu tuk bs mewujudkannya. aamiin.

Dear para pembaca, doakan harapanku untuk mengihlangkan kebiasaan menunda pekrjaan bisa terwujud, segera mendapatkan dan menemukan jodoh serta keturunana dan juga orangtuaku yag sakit segera sembuh dan sehat agar bisa beribadah maksimal pada Allah. aamiin.
Teruntuk kalian juga, yang sakit semoga diberikan kesembuhan, yang masih single smoga disegerkan menemukan jodoh, yang sedang kesulitan ekonomi semoga diberikan rizqi yang barokah dan semoag aapapun yg kalian usaha dan doakan selagi itu baik semoga segera bisa qabul. Aamin allahumma aamiin.
Wassalamu'alaikum.

Jombang, 25 April 2021/13 Ramadhan 1442, pukul 22.10 WIB